Terlalu sering kita menyelesaikan tugas-tugas baru atau membidik target-target baru sambil terus berpikir kita dapat mencapainya tanpa harus mengubah sesuatu.
Kecuali kita bersedia menerima perubahan dalam hidup, kita akan terus mendapatkan hasil sama. Tentu, tidak jadi masalah kalau kita puas dengan hasil yang sudah kita raih, Saya tidak tahu dengan yang lain, tetapi kita seharusnya memperbaiki pencapaian kita setiap saat.
Perubahan apa saja yang harus kita lakukan ??
Pertanyaan yang menarik.. . . .
:)
Bidang-bidang apa yang belum kita ubah dan akan memperlambat kita sendiri ??
Ini juga pertanyaan yang bagaimana gituhh.. . .
biasanya sich, ,
hal-hal yang kecil ajah, yang sederhana,. .
jika kekgitu. . .bayangkan betapa besar dampak dari segala perubahan sederhana ini. .
contoh : " SENYUM "
lihatlah batapa banyak orang yang menanggapi klo kita itu ber aura positif . . .
hehehehe
seperti kata pepatah lama, " Perubahan sama bagusnya dengan liburan "
Sunday, 12 June 2011
Saturday, 11 June 2011
Hukum Ampere
I. Tujuan
1. Mengamati dan menghitung gaya tolak-menolak dan tarik menarik antara dua buah konduktor yang dialiri arus listrik.
2. Menghitung harga m0 .
II. Dasar Teori.
Jika ada dua buah penghantar sejajar yang panjang, terpisah sejauh d dan masing-masing dialiri arus arus listrik sebesar I1 dan I2 seperti terlihat di Gambar 1, maka kedua penghantar itu akan tarik-menarik atau tolak-menolak. Kenyataan eksperimen semacam itu diperhatikan pertama kali oleh Ampere.
Menurut Hukum Biot-Savart, harga medan magnet B di sekitar ( pada jarak d ) penghantar panjang, lurus dan berarus I adalah :
…………………………………………..(1)
di mana m0 = 4p x 10-7 T.m/A
Dengan demikian, di Gambar 1 tersebut, harga B1 di penghantar kedua karena penghantar pertama adalah :
…………………………………….(2)
Karena di penghantar kedua ada arus listrik I2, maka penghantar kedua akan terkena gaya F2 sebesar :
……………………………………………….(3)
Dengan cara yang sama dapat dirumuskan gaya F1 yang bekerja pada penghantar pertama karena penghantar kedua, yaitu :
……………………………………………….(4)
Dengan adanya gaya F1 dan F2 tersebut, kedua penghantar akan dapat tarik-menarik atau tolak-menolak.
TR
- Dengan memakai kaidah tangan kanan, tentukan ke mana arah B dan F pada persamaan (3) dan (4) ?
- Jika arus pada kedua penghantar searah, apakah kedua penghantar akan tarik-menarik atau tolak menolak ? Bagaimana jika arusnya berlawanan arah ?
III. Metode Eksperimen
A. Alat dan Bahan
B. Prosedur Percobaan
1. PERHATIAN : Dilarang keras menarik atau mendorong ke atas atau ke bawah Sensor Gaya. Alat ini sangat sensitif.
2. Arus listrik maksimum yang diijinkan untuk digunakan adalah 8 A untuk pemakaian terus menerus selama maksimum 10 menit.
3. Aturlah posisi penghantar bagian atas dan bawah sehingga jarak antara keduanya berharga tertentu. Mintalah persetujuan asisten praktikum sebelum saudara melakukan langkah selanjutnya.
4. Hidupkan unit pengukur gaya dan sumber arus. Tekan tombol RES.
5. Atur agar arus yang melalui penghantar sebesar 1 A. Tekan tombol RES dan catat angka yang terpampang di unit pengukur gaya.
6. Ulangi langkah no. 5 untuk arus yang berbeda-beda.
7. Atur agar arus yang mengalir melalui penghantar berharga tertentu dan tunggu sekitar lima menit. Mintalah persetujuan asisten praktikum sebelum saudara melakukan langkah selanjutnya.
8. Ulangi langkah 4-6 untuk jarak antar penghantar yang berbeda-beda.
9. Dengan menganggap harga I1 = I2, cari dan buatlah grafik hubungan antara B - I dan B - d yang sesuai yang dapat membuktikan persamaan (3) atau (4) di atas ! Beri komentar hasil Anda !
10. Ukur harga L, dan carilah harga m0 dari grafik langkah 9 di atas !
Selamat mencoba bagi teman saya, walaupun setelah saya pikirkan dari rumus nya cukup sulit untuk mengempiriskannya.
Tinggal di Planet sama Bukan datang dari dunia yang sama.
Saat ini anda mungkin dikelilingi oleh orang orang yang tidak sepaham dengan anda, meski mereka juga sedang berusaha meraih semua yang mereka inginkan. Ini bukan berarti anda lebih baik daripada mereka, tetapi mungkin karena anda berpikir di tingkat personal dan spritual yang sama sekali berbeda.
Subscribe to:
Posts (Atom)




